WhatsApp Icon
Satu Tahun RSB Kepri Mengabdi: Zakat Menghidupi, Menebar Manfaat untuk Sesama

Tanjungpinang - Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Provinsi Kepulauan Riau merayakan hari jadinya yang pertama dengan khidmat dan penuh rasa kepedulian. Mengusung tema "RSB Mengabdi, Zakat Menghidupi", perayaan milad perdana ini diselenggarakan langsung di Gedung Rumah Sehat BAZNAS Kepri, Jalan Bintan, Kota Tanjungpinang, pada Kamis (7/5/2026).

Momentum syukuran ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas dedikasi layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu selama setahun terakhir. Tidak hanya sekadar seremoni, RSB Kepri juga menunjukkan aksi nyata melalui pemberian santunan kepada 40 anak yatim serta penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dikhususkan bagi ibu hamil dan para lansia.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan mitra strategis. Mewakili Gubernur Kepulauan Riau, hadir Bapak Drs. Sardison, M.TP. selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum. Dari jajaran BAZNAS, hadir langsung Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Drs. H. Arusman Yusuf, M.H.I. didampingi istri, serta Wakil Ketua I  Suparwi, S.Sos, M.M. Wakil Ketua II Dr. H. Pauzi, S.Ag., M.Si.,  Wakil Ketua IV BAZNAS Kepri, Bapak Deni Mulyana, SE., M.Pd.

Dukungan lintas sektor juga terlihat dengan kehadiran Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Bapak Dr. Madirahmat, SQ., M.Pd.I., serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Ibu Nara Grase br. Ginting. Sebagai tuan rumah, Kepala Rumah Sehat BAZNAS Kepri, dr. Arfan Riza, tampak mendampingi seluruh rangkaian kegiatan bersama tim medis yang bertugas.

Kemeriahan milad ini juga diperkuat dengan kehadiran para pimpinan BAZNAS daerah, di antaranya Ketua BAZNAS Kota Tanjungpinang Bapak Ahmad Khusairi, Wakil Ketua III BAZNAS Bintan Dr. Juni Aziwantoro, SE.MM, serta Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Batam Hj. Sylvanni Syafruddin, A.Md., CPS.

Turut hadir memberikan dukungan, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, jajaran Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, RSUD Kota Tanjungpinang, RSUD Kabupaten Bintan, Rumah Sakit Angkatan Laut, serta para pimpinan Perguruan Tinggi di Kepulauan Riau.

Melalui sinergi ini, Rumah Sehat BAZNAS Kepri berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengelola dana zakat menjadi layanan kesehatan yang berkualitas, memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan benar-benar mampu menghidupi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

07/05/2026 | Kontributor: Admin Digital Fundrising
Sinergi BAZNAS, BKKBN, dan OJK Kepri: Berdayakan Ekonomi Keluarga lewat ZChicken

Batam - BAZNAS, BKKBN, dan OJK Provinsi Kepulauan Riau berkolaborasi menggelar Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga bersama ZChicken pada Rabu (6/5/2026) di Batam. Program ini bertujuan menekan angka kemiskinan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

BAZNAS Kepri: Menyediakan bantuan modal usaha berupa gerobak usaha ayam krispi (ZChicken), bahan baku, serta pelatihan produksi bagi para mustahik.

BKKBN Kepri: Fokus pada pembangunan keluarga berkualitas. Ekonomi yang kuat diharapkan mampu memenuhi gizi anak demi mendukung percepatan penurunan angka stunting.

OJK Kepri: Memberikan edukasi literasi keuangan, mencakup manajemen uang usaha, pemisahan kas tangga, serta kewaspadaan terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.

Melalui integrasi bantuan modal, pembinaan keluarga, dan perlindungan finansial, para penerima manfaat diharapkan tidak hanya mahir berbisnis, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan memiliki manajemen keuangan yang berkelanjutan.

hadir dalam kegiatan ini ketua BAZNAS Kepri, Drs.H.Arusman Yusuf, M.H.I di dampingi kepala unit Layanan Batam Ahmad Arifin, Kepala OJK Kepri Muhammad Lutfhi dan Jajaran serta dari BKKBN Kepri  PLUT KUKM Marlina Ramli, S. Kom, serta Para Penerima Manfaat dan Pendamping dari BKKBN Kepri.

06/05/2026 | Kontributor: Admin Digital Fundrising
BAZNAS Kepri Hadiri Upacara Hardiknas 2026 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau

TANJUNGPINANG - Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Lapangan Upacara SMK Negeri 1 Tanjungpinang pada Senin (4/5/26). Ratusan insan pendidikan berkumpul untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang diselenggarakan di Jalan Pramuka No. 6, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen pemerintah, tokoh masyarakat, dan penggerak pendidikan. Turut hadir dalam barisan tamu undangan, antara lain: Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau beserta jajaran. Jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau. Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri. Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Arusman Yusuf, MHI. Para perwakilan guru dan siswa dari seluruh penjuru wilayah Kepulauan Riau.

Rangkaian upacara berjalan lancar dan diakhiri dengan sejumlah agenda apresiasi yang meriah. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan penghargaan kepada insan pendidikan yang berdedikasi tinggi serta meresmikan beberapa capaian melalui penyerahan prasasti.

Selain itu, acara ini ditutup dengan penampilan yang menampilkan bakat dan karya dari siswa-siswi berprestasi, yang telah mengharumkan nama daerah baik di tingkat lokal maupun nasional.

04/05/2026 | Kontributor: Admin Digital Fundrising
Sambut Idul Adha 1447 H, Baznas dan Juleha Kepri Gelar Pelatihan Sembelih Halal bagi Ratusan Peserta di Bintan

BINTAN – Ratusan peserta yang mewakili berbagai masjid di wilayah Kabupaten Bintan mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi juru sembelih halal serta manajemen qurban berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 147 Tahun 2022. Acara ini berlangsung di Masjid Nurul Mubin, Kampung Kolong Enam, Kijang, Bintan (3/5/26)

Kegiatan yang digagas oleh Perkumpulan Juru Sembelih Halal (Juleha) Provinsi Kepulauan Riau ini merupakan bagian dari rangkaian program yang diselenggarakan di tiga wilayah, yakni Batam, Bintan, dan Karimun. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman tata cara penyembelihan hewan sesuai dengan syariat Islam kepada para petugas sembelih di lingkungan masjid. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kehalalan dan kualitas hewan qurban dapat terjamin dengan baik, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Dalam pelaksanaannya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Riau memberikan dukungan penuh. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan dana operasional pelatihan, serta pemberian apresiasi berupa dua buah parang profesional yang tajam bagi juru sembelih terbaik.

Kegiatan yang dihadiri oleh 100 peserta ini turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah  Dr. Gama Isnaini – Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bintan, yang hadir mewakili Bupati Bintan. drh. Iwan Berri Prima, M.M. – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri. Drs. H. Arusman Yusuf, MHI – Ketua BAZNAS Provinsi Kepri. Syarifuddin – Ketua DPW Perkumpulan Juleha Provinsi Kepri. Perwakilan Kasi Bimas Islam – Hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan, HM. Ridwan.

03/05/2026 | Kontributor: Admin Digital Fundrising
Gandeng BAZNAS Kepri, Lapas Narkotika Tanjungpinang Siap Bangun Pesantren dan Perangi Penyakit di Balik Jeruji

Tanjungpinang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menjalin kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepri untuk memperkuat program pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (23/4/2026).

Kerja sama tersebut dibahas dalam kunjungan kerja dan audiensi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Fauzi Harahap, bersama jajaran di Kantor BAZNAS Provinsi Kepri.

Rombongan Lapas disambut Ketua BAZNAS Kepri, Arusman Yusuf, didampingi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Suparwi, serta Wakil Ketua III Bidang Pelaporan dan Keuangan, Nanang Rohendi.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah program strategis yang berfokus pada peningkatan pembinaan rohani dan kesehatan lingkungan bagi warga binaan.

Salah satu poin utama adalah rencana pendirian pondok pesantren di lingkungan Lapas Narkotika Tanjungpinang. Program ini diharapkan menjadi pusat pembinaan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan bagi WBP.

Selain itu, turut dibahas koordinasi teknis terkait penyusunan kurikulum pendidikan keagamaan yang akan disinkronkan dengan Kementerian Agama. Langkah ini bertujuan agar program pembinaan memiliki standar yang jelas dan diakui secara resmi.

BAZNAS Kepri menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan sarana dan prasarana pembinaan melalui mekanisme pengajuan resmi dari pihak Lapas. Dukungan juga diberikan dalam aspek kesehatan lingkungan, salah satunya melalui kegiatan fogging guna mencegah penyebaran penyakit menular di dalam lapas.

Ketua BAZNAS Kepri, Arusman Yusuf, menegaskan komitmen lembaganya untuk ikut terlibat aktif dalam pembinaan WBP.

"BAZNAS bukan hanya urusan zakat dan sedekah. Kami punya tanggung jawab sosial untuk ikut membina saudara-saudara kita di lapas. Untuk pesantren ini, kami siap bantu sarana prasarana dan tenaga pengajar. Termasuk fogging rutin, karena kesehatan WBP juga jadi perhatian kami," tegas Arusman.

Ia menambahkan, BAZNAS akan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan sesuai syariat agar pembinaan berjalan maksimal.

Sementara itu, Fauzi Harahap menyebut sinergi ini menjadi langkah penting mewujudkan transformasi pembinaan yang lebih humanis dan berbasis nilai keagamaan.

"Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan," ujar Fauzi.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta lingkungan pembinaan yang lebih baik serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan setelah menjalani masa pidana.

Sumber: BATAMTODAY.COM

23/04/2026 | Kontributor: Admin Digital Fundrising

Berita Terbaru

Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
SIARAN PERS Nomor: 287/HUM-BAZ/VIII/2025 Selasa, 26 Agustus 2025 Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025 Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat. “Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan. “Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor. Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial. “Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor. Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat. Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas. BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. “Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor. Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat. “Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya. Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun. “Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya. Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA27/08/2025 | Humas BAZNAS Kepri
BAZNAS Kepri Lahirkan Pengusaha Ayam Krispi Tangguh: Dari Mustahik Menjadi Muzaki
BAZNAS Kepri Lahirkan Pengusaha Ayam Krispi Tangguh: Dari Mustahik Menjadi Muzaki
BAZNAS KEPRI - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program ZChicken. Pada Selasa (25/2/25), BAZNAS Kepri menggelar pelatihan pembuatan ayam krispi di Stockpoint ZChicken BAZNAS Kepri, Batam Center. Pelatihan ini bukan sekadar memberikan resep, tetapi juga membuka jalan bagi peserta untuk menjadi pengusaha tangguh. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya penyesuaian program ZChicken BAZNAS RI untuk wilayah Kepri. Dari total 30 penerima manfaat yang disalurkan BAZNAS RI melalui BAZNAS Kepri, 17 orang telah berhasil mengikuti pelatihan sebelumnya. Saat ini, 13 orang lainnya berkesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan dalam menghasilkan ayam krispi berkualitas. Tidak hanya dibekali dengan resep dan teknik memasak ayam krispi yang lezat, para peserta juga mendapatkan bekal keterampilan berwirausaha. Mereka akan diajarkan cara mengelola usaha kuliner, termasuk pemasaran produk, pengelolaan keuangan, dan pemberian pelayanan terbaik kepada pelanggan. Program ZChicken adalah salah satu wujud pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh BAZNAS, khususnya bagi mereka yang ingin memiliki usaha sendiri. Dengan keterampilan dan pengetahuan yang memadai, diharapkan para peserta pelatihan dapat mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Wakil Ketua I BAZNAS Kepri, Suparwi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kepri. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. “Ini merupakan amanah dana dari para muzaki yang dititipkan melalui program ini. Kami berharap Bapak/Ibu yang menerima bantuan ini bersungguh-sungguh dalam menjalankan usahanya,” ujar Suparwi. BAZNAS Kepri berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meraih kesuksesan dalam berwirausaha dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah, serta mengangkat derajat mereka dari mustahik menjadi muzaki.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Kepri
BAZNAS Kepri Tebar 1000 Paket Ramadhan Bahagia
BAZNAS Kepri Tebar 1000 Paket Ramadhan Bahagia
BAZNAS KEPRI - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H. Rabu (26/02/25), BAZNAS Kepri secara resmi menyalurkan 1000 Paket Ramadhan Bahagia (PRB) dan bantuan langsung senilai total Rp107 juta kepada masyarakat di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Acara penyerahan PRB dan bantuan langsung ini dilaksanakan di kantor camat di berbagai kecamatan dengan melibatkan peran serta camat dan lurah setempat. Langkah ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat, perangkat pemerintah daerah, dan BAZNAS Kepri. Untuk penyebaran PRB, BAZNAS Kepri mengalokasikan 200 paket untuk Kota Batam, 400 paket untuk Kabupaten Bintan, dan 400 paket untuk Kota Tanjungpinang. Sementara itu, dana bantuan langsung sebesar Rp107 juta disalurkan kepada 58 penerima manfaat yang terdiri dari berbagai kategori, antara lain: Bantuan usaha (Kepri Makmur): 33 orang Bantuan pendidikan (Kepri Cerdas) S-1: 9 orang Bantuan pendidikan SLTA (Kepri Cerdas): 3 orang Bantuan nafkah dan sosial (Kepri Peduli): 5 orang Bantuan kesehatan (Kepri Sehat): 8 orangBantuan yang disalurkan ini mencakup berbagai aspek kebutuhan, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial. Penyaluran PRB diprioritaskan bagi mereka yang tergolong fakir, miskin, dan dhuafa, serta bukan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah. Setiap paket PRB berisi bahan-bahan pokok senilai Rp150 ribu, seperti gula, beras, minyak goreng, mi instan, krimer kental manis, dan tepung. Ketua BAZNAS Kepri, Drs. H. Arusman Yusuf, M.H.I, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kepri kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Jangan sampai ada masyarakat kita yang kesulitan untuk sahur dan berbuka di awal Ramadhan, maka dengan adanya bantuan ini, penerima dapat merasakan manfaatnya,” ucapnya. Ia menambahkan, bantuan ini merupakan langkah awal BAZNAS Kepri dalam menyambut bulan Ramadhan.“Ini bantuan sebagai awal, ke depan di bulan Ramadhan akan banyak program yang kita rancang untuk masyarakat dan penyaluran dana zakat kepada masyarakat di seluruh Kepulauan Riau,” tutupnya. Sebagai upaya pemerataan di seluruh kabupaten/kota untuk penerima manfaat, BAZNAS Kepri akan berkoordinasi dengan BAZNAS kabupaten/kota ke depannya dalam menyalurkan berbagai bantuan, seperti PRB, zakat fitrah, bantuan sembako, dan bantuan paket Idulfitri. Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh masyarakat penerima manfaat, camat, dan lurah yang berpartisipasi dalam proses penyaluran tersebut.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Kepri
Ibu Erlina Pejuang Nafkah Keluarga Mendapatkan Bantuan RLHB
Ibu Erlina Pejuang Nafkah Keluarga Mendapatkan Bantuan RLHB
BAZNAS KEPRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peresmian simbolis Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Ibu Siti, Kamis (6/2/2025) di Kota Tanjungpinang. Peresmian ini menandai langkah nyata BAZNAS dalam menyediakan hunian yang layak dan nyaman bagi keluarga kurang mampu di wilayah Kepri. Dalam rentang waktu 2022-2024, BAZNAS Kepri telah berhasil membangun 103 unit RLHB di seluruh Provinsi Kepulauan Riau. Hingga saat ini, 47 unit RLHB sedang dalam proses pengerjaan sebagai bagian dari program tahun 2024. 20 unit di antaranya telah selesai dan siap dihuni, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian dan diharapkan segera rampung. Acara peresmian RLHB ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Ketua BAZNAS Kepri Drs. H. Arusman Yusuf, M.H.I, Wakil Ketua II BAZNAS Kepri Dr. Pauzi, S.Ag., M.Si, Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perkim Prov. Kepri Andoko, ST., MM, Fungsional Penata Kelola Perumahan Ahli Madya Dinas Perkim Prov. Kepri Nurzuleicha, S.Sos, perwakilan Dinas Sosial Prov. Kepri, Camat Bukit Bestari, Lurah Tanjung Unggat, serta para penerima program RLHB tahun 2024 wilayah Tanjungpinang. Andoko, yang mewakili Dinas Perkim Provinsi Kepri, menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS Kepri dalam membantu masyarakat memiliki hunian yang layak. Ia mengakui bahwa program RLHB BAZNAS sangat baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. “Perkim juga memiliki program rehab rumah, namun tidak seperti BAZNAS yang full seperti ini, kita hanya merehab bagian atas dan bagian yang rusak saja,” ujar Andoko. Ia berharap ke depannya BAZNAS dapat bersinergi dengan Perkim dalam menanggulangi kawasan kumuh di Kepri. Saat ini, terdapat 23 titik kawasan kumuh yang menjadi wewenang Perkim Kepri. BAZNAS pun telah dimasukkan sebagai pendukung Pokja PKP Kepri tahun 2025. “Kami berharap BAZNAS dapat bersinergi dengan kita untuk menata kawasan kumuh, bisa diambil poin-poin tertentu saja, tidak harus rehab seluruhnya,” tambahnya. Ketua BAZNAS Kepri, Arusman Yusuf, menjelaskan bahwa pembangunan RLHB menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan harus benar-benar cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Ia menambahkan bahwa program RLHB ini didanai dari dua sumber anggaran, yaitu BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Kepri. “Ini turunan dari BAZNAS RI, tapi kita tambahkan juga. Sehingga banyak penerima program RLHB ini, contoh kalau RI bantu 10 kita tambah 5 jadinya kan 15,” jelas Arusman. Menurutnya, bantuan yang diberikan masih jauh dari harapan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bekerja sama menyukseskan program ini. “Bantuan BAZNAS dengan pola aladin (atap, lantai, dinding). Kita mengajak kerja sama lurah, RT, RW membantu dalam sinergi RLHB di mana anggaran BAZNAS hanya Rp25 juta. Berharap ada swadaya masyarakat,” harapnya. Mewakili Camat Bukit Bestari, Nugraha mengajak seluruh penerima manfaat untuk menjaga dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia juga menekankan kepada lurah dan perangkat desa untuk selalu menjaga dan memantau para penerima manfaat. “Pak Lurah, RT, RW tolong pantau penerima manfaat untuk menjaga dan merawat bantuan yang sudah diberikan ini. Untuk seluruh wilayah juga apa yang sudah diberikan BAZNAS tolong jaga dan jalankan amanah yang diberikan itu,” tegas Nugraha. Erlina, seorang penerima manfaat yang berprofesi sebagai cleaning service di sebuah tempat pijat, ???????? rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia berharap rumah barunya dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. “Saat ini rumah saya tidak bocor dan banjir lagi jika hujan, karena atap sudah bagus dan lantai sudah tinggi,” ungkap Erlina dengan haru. Peresmian simbolis RLHB ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut untuk mewujudkan lebih banyak hunian layak bagi keluarga yang membutuhkan.
BERITA12/02/2025 | Humas BAZNAS Kepri
Rakorda 2024, BAZNAS Kepri Fokus Entaskan Kemiskinan dan Stunting
Rakorda 2024, BAZNAS Kepri Fokus Entaskan Kemiskinan dan Stunting
BAZNAS KEPRI - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2024 sebagai agenda tahunan untuk mengevaluasi perkembangan dan tata kelola zakat di wilayah tersebut. Rakorda berlangsung di Ballroom Planet Holiday Hotel, Batam, Kamis (19/12). Rakorda ini dihadiri oleh pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan. Dia emberikan apresiasi atas kinerja Baznas Kepri dalam mendukung program pengentasan kemiskinan. “Rakorda ini merupakan program reguler tahunan untuk melihat progres penghimpunan zakat. Target penghimpunan zakat nasional tahun ini sebesar Rp41 triliun, dan kami memastikan bahwa Kepri turut bergerak dengan baik dalam mencapai target tersebut,” katanya. Ia mengungkapkan, bahwa tingkat kemiskinan di Kepri yang saat ini berada di angka 5 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 9,2 persen, menjadi fokus utama Baznas. “Ada 138 ribu orang di Kepri yang harus kita bantu, terutama yang berada dalam kategori kemiskinan ekstrem dan terdampak stunting,” ujar Saidah. Baznas Kepri juga mendapat apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota. Hal ini dinilai mampu mendorong berbagai program Baznas berjalan efektif. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh stakeholders yang telah mempercayakan dana zakatnya kepada Baznas. InsyaAllah dana ini akan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kepri, Arusman Yusuf, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Baznas RI, termasuk dengan terbangunnya Rumah Sakit Baznas di wilayah Kepri. Sebab, tidak semua provinsi mendapatkan fasilitas ini. “Alhamdulillah, Kepri menjadi salah satu yang beruntung. Rumah sakit ini diharapkan dapat membantu masyarakat secara gratis,” ujar dia. Ia menyoroti pentingnya sinergitas antara seluruh unsur Baznas di daerah untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berharap Rakorda ini dapat menjadi solusi atas permasalahan yang ada dan meningkatkan fungsi Baznas secara menyeluruh,” katanya. Melalui Rakorda 2024, Baznas Kepri berkomitmen untuk memperkuat peran zakat dalam mengatasi kemiskinan dan stunting, sekaligus mendukung pembangunan sosial yang inklusif di Kepri
BERITA17/12/2024 | Humas BAZNAS Kepri
BAZNAS Kepri Terima Penghargaan Lembaga Pendukung dan Partisipasi HSN 2024
BAZNAS Kepri Terima Penghargaan Lembaga Pendukung dan Partisipasi HSN 2024
BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau menerima Piagam Penghargaan dari Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau atas Kerjasama, Partisipasi dalam Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 dan Mendukung Lembaga Pendidikan Agama dan Pendidikan Agama Islam di Provinsi Kepulauan Riau. Penyerahan piagam dilaksanakan di Dataran Engku Putri Alun-alun Batam Center – Kota Batam, Selasa (22/10/24) oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Zoztafia, S.Ag,. M. Pd.I diterima langsung Ketua BAZNAS Kepri Drs. H. Arusman Yusuf, M.H.I.
BERITA22/10/2024 | Humas BAZNAS Kepri
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kepulauan Riau.

Lihat Daftar Rekening →