Pembinaan Mustahiq Ekonomi Produktif Bagian II

Baznaskepri.or.id Pembinaan mustahiq dalam upaya peningkatan dan perkembangan ekonomi produktif kembali di lakukan terhadap para mustahiq yang telah mendapatkan penyaluran dana zakat di lingkungan BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan yang dilakukan di kantor BAZNAS Provinsi Kepri dan tampak sederhana itu merupakan pembinaan bagi para mustahiq yang termasuk dalam daftar penerima penyaluran dana zakat yang berjumlah 180 orang untuk bidang ekonomi produktif.

Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kelompok dengan maksud agar pembinaan para mustahiq yang dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Bapak. Drs. Mastur Taher, M.Pd lebih fokus dan terarah.

“Jangan merendah diri karena menerima dana zakat, tapi itu merupakan hak bagi bapak/ibu sesuai dengan Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60” kata Mastur Taher dalam sambutannya, Jum’at 17 Februari 2017

Bagi para mustahiq yang menerima dana zakat itu perlu juga agar setelah melaksanakan sholat dianjurkan minimal mendo’akan bagi orang yang mengeluarkan zakat  (Muzakki), mendo’akan diri sendiri, dan mendo’akan amil atau yang mengelola dana zakat itu sendiri. “tungkasnya

Adapun tujuan diadakannya pembinaan ini yaitu untuk melihat sejauh mana perkembangan usaha para mustahiq sebelum dan sesudah mendapatkan penyaluran dana zakat serta untuk merubah pola fikir agar usaha yang dilakukannya itu terus mengalami perkembangan khususnya untuk bidang ekonomi produktif

“Jika usaha para mustahiq terus dan terus berkembang kemungkinan kedepan untuk mendapatkan penyaluran dana zakat bisa dilanjutkan, karena BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau tidak ingin masyarakat muslim bertambah miskin namun ada syarat yang mesti dipenuhi” kata Mastur Taher.

Menutup kegiatan pembinaan itu, Bapak Mastur Taher memberikan sedikit pembekalan bahwa ada 12 pintu rezeki yang apabilah dilakukan oleh siapa saja maka Allah sangat senang dengannya salah satunya yaitu bersedekah, karena sedekah itu mengundang rezeki yang lain bahkan bisa berkali – kali lipat, tungkasnya.